Sumut

Bus Masuk Jurang, Puluhan Murid TK Luka-luka dan Patah Tulang

Tanah Karo | bilabila

Diduga rem tidak berfungsi, bus pariwisata berpenumpang puluhan murid Taman Kanak-kanak (TK) dan guru, terperosok ke jurang. Bus terperosok ke jurang sedalam 15 meter. Puluhan penumpang mengalami luka-luka. Bahkan diantaranya ada yang mengalami patah tulang.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi di perbatasan Kabupaten Deliserdang-Tanah Karo, tepatnya di KM 53 Medan-Berastagi, Sabtu (9/6/2018) sekira pukul 18.30 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa, setidakanya puluhan murid dan tiga orang guru TK Gloria Padang Bulan Medan mengalami patah tulang dan luka-luka.

Informasi diperoleh, sebelum peristiwa terjadi, rombongan siswa TK tersebut hendak pulang ke Medan usai merayakan perpisahan di Hotel Mickey Holiday Berastagi. Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di KM 53 dengan kondisi jalan menurun, sopir bus tak bisa mengendalikan kendaraannya karena rem tidak berfungsi. Tak pelak, bus pariwisata B 7506 XA tersebut tergelincir dan masuk ke jurang sedalam 15 meter.

“Kemungkinan sopir bus panik, karena tiba-tiba rem tak berfungsi dan langsung terjun ke jurang. Beberapa warga yang melihat ikut mengevakuasi korban dengan memecahkan kaca belakang bus. Tak lama berselang petugas kepolisian dan ke lokasi kejadian an membawa korban ke rumah sakit,” kata warga yang melihat kejadian tersebut.

Hal senada dikatakan petugas piket Pos Pam Doulu wilayah Hukum Polres Tanah Karo, Abdianto Barus. Menurutnya, bus pariwisata yang membawa puluhan penumpang melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba sopir bus tak bisa mengendalikan kendaraannya diduga karena rem bus blong, dan langsung masuk ke jurang.
‚ÄúSeluruh penumpang sudah dievakuasi dan dibawa ke Sakit Adam Malik Medan. Kejadian tersebut diduga karena rem bus pariwisata mengalami blong dan masuk ke jurang,” (bewe)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close