Bola

Ayam Kinantan Kembali Terpuruk di Jurang Degradasi

Medan | bilabila

Pascaditangani pelatih baru Peter James Butler, setelah pelatih lama Djajang Nurjaman hengkang, PSMS Medan yang sempat menang di kandang melawan PSM Makassar. Namun sayang, sukses itu tidak berlanjut. Justru Ayam Kinantan menuai hasil buruk di kandang sendiri pada pekan 18 Gojek Liga 1 Indonesia 2018. Kali ini, Legimin Raharjo dkk dikalahkan tamunya Bali United. Dihadapan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion Teladan Medan, Sabtu (28/7/2018) malam WIB, Ayam Kinantan menyerah dengan skor 1-2.

Dua gol Bali United dicetak oleh Ilja Spasojevic pada menit ke-55 dan Dian Angga Putra pada menit 59. Sedangkan gol penggembira PSMS Medan dilesakkan oleh Reinaldo Lobo melalui titik penalti pada menit 64.

Sukses mencuri tiga poin di kandang Ayam Kinantan, membuat Serdadu Tridatu julukan Bali United naik ke peringkat tujuh klasemen sementara dengan 26 poin. Sedangkan PSMS Medan masih tetap terpuruk di posisi paling buncit dengan 18 angka setelah mengalami kekalahan 12 kali.

Usai laga, Butler pun mengaku kecewa dengan kekalahan yang dialami skuatnya karena tetap terpuruk di jurang degradasi tanpa meraih satu poin pun. “Kami jelas sangat kecewa. Mereka bermain percaya diri tapi hasilnya seperti ini,” ungkap Butler sembari mengakui Bali United cukup solid karena diperkuat empat pemain asing. Sebaliknya, Ayam Kinantan hanya diperkuat seorang pemain asing.

Berbeda dengan Butler. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putra mengaku bersyukur karena timnya bisa memetik tiga poin di kandang PSMS Medan. “PSMS Medan bermain cukup baik, tapi kita lebih beruntung dengan memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada sehingga meraih kemenangan,” terang Widodo. (bewe)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close
Close